Jumat, 10 Juli 2015

Lomba Puisi Keempat



KEABADIAN CINTA
(Maulidatur Rohmah Wiryaningsih)

Sengat yang mendera kulit
Membendung asa tanpa ragu
Saat mentari menyapa dunia
Tak pelak menggoyahkan inginku mendaki setumpuk cintanya

Aku gapai puncaknya yang menjulang ke langit
Bersama alam,
aku tunjukkan lambang keabadian
Cinta yang tak akan goyah oleh terpaan angin
Rasa yang tak akan sirna walau banyak bebatuan terjal

Jika boleh aku berharap,
Semoga cinta ini akan terus subur dengan pupuk keharmonisan
Salam hangatku untuk keabadian cinta

(Kebumen, 14 Mei 2015)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar